Selamat Datang Di Situs Resmi Pengadilan Agama Kayuagung | Hati hati terhadap Tindakan Penipuan yang mengatasnamakan Pengadilan Agama Kayagung | Laporkan segala Tindak Penipuan ke https://siwas.mahkamahagung.go.id atau Layanan Meja Informasi & Pengaduan Pengadilan Agama Kayaugung
Prosedur Pendaftaran Perkara
Berita Utama

Prosedur Pendaftaran Perkara



Prosedur Pendaftaran dan Pembayaran Biaya Perkara
Pengadilan Agama Kayuagung


Langkah-langkah yang harus dilakukan :
1. Penggugat / Pemohon datang ke Pengadilan Agama Kayuagung dengan mengajukan surat Gugatan / Permohonan secara tertulis atau lisan bagi yang tidak pandai membaca dan menulis (buta huruf) ke bagian Penerimaan Perkara untuk dibuatkan surat Gugatan / Permohonan yang di tanda tangani oleh Ketua Pengadilan Agama / Hakim yang ditunjuk. Surat Gugatan / Permohonan minimal 2 rangkap ditambah dengan jumlah para pihak.


2. Penggugat / Pemohon membayar Panjar Biaya Perkara di Bank Syariah Mandiri Cabang kota Kayuagung yang besarnya sesuai dengan taksiran Meja I berdasarkan PP RI No.53 Tahun 2008 dan SK Bersama Ketua Pengadilan Agama dan Ketua Pengadilan Agama Kayuagung Nomor : W6-A4/71/HK.05/I/2014 Tanggal  02 Januari 2014.

 

3. Menyerahkan bukti pembayaran Panjar Biaya Perkara dari Bank Syariah Mandiri Kota Kayuagung ke Meja I untuk selanjutnya dibuatkan SKUM (Surat Kuasa Untuk Membayar) dan dimasukkan dalam berkas perkara setelah diberi stempel lunas satu lembar dan kepada pihak penggugat / pemohon satu lembar.

 

4. Penggugat / Pemohon yang tidak dapat membuat gugatan / permohonan sendiri dibantu pembuatannya oleh Meja I  berdasarkan cerita / keterangan penggugat / pemohon sendiri yang sebelum di tanda tangani terlebih dahulu  dibacakan secara keseluruhan tanpa dipungut biaya.

 

5. Penggugat / Pemohon selanjutnya menyerahkan surat gugatan / permohonan yang disertai dengan bukti pembayaran (SKUM) kepada Meja II untuk didaftarkan dalam Register Induk Perkara yang dikelola oleh Meja II. dan selanjutnya petugas meja II menyerahkan satu surat gugatan / permohonan kepada penggugat / pemohon.

 

6. Penggugat / Pemohon pulang ketempat tinggalnya dan menunggu panggilan sidang yang akan disampaikan oleh juru sita ke alamat penggugat / pemohon minimal 3 hari sebelum sidang. Jika Pengugat / pemohon ketika disampaikan panggilan sidang oleh jurusita kealamatnya tidak bertemu maka panggilan disampaikan melalui kepala desa atau lurah wilayah tempat tinggal penggugat / pemohon.

 

7. Penggugat / Pemohon datang ke Pengedalian Agama Kayuagung sesuai dengan panggilan sidang dan mendaftarkan diri untuk menghadiri sidang.

 

8.    Penggugat / Pemohon menunggu antrian sidang sesuai dengan nomor urut antrian sidang.


Persyaratan Mengajukan Gugatan / Permohonan Perceraian antara lain :

  • Fotocopy kutipan Akta Nikah / duplikatnya sebanyak 1 lembar dan fotocopy KTP Penggugat / Pemohon yang masih berlaku sebanyak 1 lembar, masing-masing fotocopy diberi materai Rp. 6.000,- dan di legalisasi (leges) di Kantor Pos.
     
  • Membawa surat gugatan / permohonan



Catatan:
1.    Prosedur Perceraian bagi PNS/TNI/POLRI
Prosedur perceraian bagi PNS/TNI/POLRI secara prinsip sama dengan perkara pada umumnya namun bagi PNS/TNI/POLRI harus mendapatkan surat izin dari Pejabat yang bersangkutan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 10 Tahun 1983 sebagaimana telah di rubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi PNS.


2.    Prosedur berperkara secara prodeo
Bagi masyarakat yang tidak mampu bila akan mengajukan perkara di Pengadilan Agama Kayuagung harus ada surat keterangan tidak mampu/miskin dari Kelurahan setempat yang di ketahui oleh Camat tempat tinggal yang bersangkutan.